Desa Dayeuhwangi Selalu Aku Rindukan
Desa Sadawangi adalah nama Desa tempat aku di lahirkan dan di besarkan. Tapi namanya sekarang sudah berubah bukan sadawangi lagi tapi sekarang menjadi Desa Dayehwangi karna adanya program pemekaran desa dari desa sadawangi yang jumlah penduduknya sudah terlalu banyak untuk ukuran sebuah desa.
Desa Dayeuhwangi yang terletak di Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat ini menyuguhkan keindahan yang sulit di lupakan.
Sebagai orang yang melewatkan masa kecil di desa, tentu kerinduan terhadap desa yang ditinggalkan kerap bertalu-talu di dada. Kesegaran udara pagi di desa dan lalu lalang petani yang hendak pergi ke sawah, romansa yang tak bisa dihilangkan begitu saja.
Sebait rasa yang bisa menghimpit dada bila tak lekas diobati. Terutama kerinduan akan suasana kampung halaman. Obat rindu hanya satu yaitu bertemu dengan kembali ke desa tercinta.
Secangkir teh dan sepiring gorengan, getuk serta cemilan lainnya jadi teman setia dalam menyambut pagi di desa kelahiran. Kicau burung yang berloncatan dari dahan ke dahan pepohonan di sekitar rumah, musik alami pengiring pagi.
Itu suasana pagi yang kerap dirindukan ketika sudah menjadi masyarakat perkotaan. Dulu bisa saja sewaktu-waktu pulang ke desa jika rasa rindu mendera. Tidak demikian untuk saat ini.
Perasaan itu harus ditekan kuat-kuat demi kebaikan semua. Sebagai pengalihannya maka ciptakan sendiri romansa yang dirindukan tersebut.
Caranya, dengan hunting atau berburu jajanan desa yang sudah langka tersebut. Tiwul, getuk, cetot, cenil dan ketan hitam yang ditaburi dengan kelapa parut serta sedikit gula. Seduh teh tawar sebagai pelengkap.
Nikmati sambil duduk di teras memandang pot-pot tanaman yang berjejer rapi. Semoga hijaunya tanaman di teras rumah cukup untuk mengobati rindu akan desa tercinta.
Inilah Cerita Kerinduan di Perantauan Terhadap kampung halaman......By. Nuansa Bening

Komentar
Posting Komentar